Tampilkan postingan dengan label Bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bola. Tampilkan semua postingan

Jeblok di Portugal, Sporting Lisbon Menang di Liga Europa

Jeblok di Portugal, Sporting Lisbon Menang di Liga EuropaPelatih Sporting Lisbon, Domingos Paciencia, mengaku senang dengan kemenangan 2-0 yang diraih timnya atas wakil Swiss, FC Zurich.
Sporting meraih tiga poin pada laga perdana penyisihan grup Liga Europa berkat dua gol yang dicetak oleh Emiliano Insua dan Ricky van Wolfswinkel.
Menurut Paciencia, timnya masih akan terus berkembang dan meraih hasil-hasil positif di Eropa setelah menjadi pemuncak klasemen se
mentara Grup D.
Kemenangan atas Zurich sedikit melegakan Paciencia karena Sporting tampil buruk di liga domestik, berada di peringkat tujuh klasemen sementara dengan hanya meraih lima poin dari empat pertandingan.
"Ketika anda mencetak gol cepat di sebuah pertandingan, anda bisa melihat perbedaannya. Untuk sebuah tim yang baru dibentuk, ini adalah hasil yang bagus dan sangat penting," kata Paciencia.
"Penting bagi kami bahwa pemain tetap bersatu untuk skuad ini, kondisi ini akan membuat kami semakin kuat. Saya yakin kami akan terus berkembang," tegasnya. (gl/zul)
Selengkapnya - Jeblok di Portugal, Sporting Lisbon Menang di Liga Europa

Falcao Bahagia Cetak Gol Perdana Bagi Atleti

Falcao Bahagia Cetak Gol Perdana Bagi AtletiKetika dibeli seharga 40 Juta Euro dari Porto, Radamel Falcao sudah dinanti bebarn berat. Harapan yang dibebankan padanya dari Atletico Madrid adalah 'buat kami melupakan Sergio Aguero'.
Tentu saja maksudnya Falcao diharapkan bisa menjadi goal getter utama klub satu kota Real Madrid tersebut, menggantikan peran Aguero yang memilih pergi berpaling pada Manchester City.
Setelah menanti, akhirnya hal itu datang juga dini hari tadi, gol perdana Falcao dengan seragam Putih-Merah tercipta di ajang Liga Europa (ajang yang musim lalu ia puncaki di daftar top skor) kontra Celtic.
Rasa puas jelas dirasakan pria asal Kolombia itu, berlari untuk menyambut corner kepalanya menanduk bola masuk untuk membuka s
kor menjadi 1-0 sebelum Diego menjadikannya 2-0 untuk skor akhir di Vicente Calderon.
"Saya senang bisa mencetak gol yang satu ini," katanya kepada Canal + setelah laga berakhir. "Ini adalah gol pertama saya di Vicente Calderon," imbuhnya sembari berapi-api.
"Hal seperti ini jelas meningkatkan kepercayaan diri kami, saat kami dapat memimpin di awal pertandingan dan kami berhasil menyimpannya hingga laga usai."
"Yang penting adalah bahwa kemenangan menjadi milik Atletico dan bahwa kami mencapai tujuan kami di akhir pertandingan. Setelah itu barulah akan semakin bagus jika saya bisa ikut mencetak gol," tutup Falcao.
Selengkapnya - Falcao Bahagia Cetak Gol Perdana Bagi Atleti

Garrido Petik Pelajaran dari Kekalahan Villarreal

Garrido Petik Pelajaran dari Kekalahan VillarrealPelatih Villarreal, Juan Carlos Garrido, mengaku kecewa dengan kekalahan anak asuhnya dari Bayern Munich, namun ia menegaskan ada hal positif yang bisa mereka ambil sebagai pelajaran darinya.
The Yellow Submarine dipermalukan Bayern 2-0 di El Madrigal dalam laga pembuka mereka di Liga Champions, setelah Toni Kroos mencetak gol cepat di awal laga dan ditutup oleh Rafinha di babak kedua.
Dan Garrido mengaku jika timnya tersentak dengan gol pertama lawan.
"Gol pertama mereka setelah menit ketujuh adalah pukulan dari segi fisik, taktik dan juga psikis," katanya sebagaimana dilans
ir situs resmi UEFA.
"Itu datang dari sebuah pergerakan yang seharusnya kami bisa bertahan darinya dengan lebih baik. Kami melakukan sejumlah kesalahan dan mereka sanggup mencetak gol. Babak pertama cukup berimbang, dengan dua peluang kami; mereka cuma punya satu dan berbuah gol."
"Tertinggal satu gol memaksa kami bermain lebih ofensif. Kami harus memasang pemain yang terbiasa bermain lebih naik ke depan. Itu artinya Bayern mampu membuka lebih banyak ruang untuk menyerang."
"Kami mencoba kembali ke dalam permainan, namun saat mereka mencetak gol keduanya, maka pertandingan pun berakhir. Tampaknya Bayern meraih kemenangan dengan mudah, namun tak sepenuhnya seperti itu. Meski begitu mereka adalah tim yang hebat," pujinya.
"Saat Anda bermain di Liga Champions, Anda bermain menghadapi tim-tim terbaik di dunia. Kami akan mengambil pelajaran dari pertandingan ini dan menggunakannya untuk membenahi diri di masa depan."
Di laga berikutnya, Villarreal harus bertandang ke kandang Napoli pada tanggal 27 September.
Selengkapnya - Garrido Petik Pelajaran dari Kekalahan Villarreal

Giggs Bahagia Kembali Jadi Penentu

Giggs Bahagia Kembali Jadi PenentuGelandang veteran Ryan Giggs bangga bisa memainkan kembali peran sebagai pemain yang mencetak gol penentu, ketika Manchester United menahan imbang Benfica kemarin.
Setan Merah tertinggal lebih dulu di Estadio Da Luz saat Oscar Cardozo membobol gawang Anders Lindegaard di babak pertama laga pembuka Grup C tersebut.
Namun Giggs mengamankan satu poin yang cukup krusial untuk timnya saat ia melesakkan gol penentu di babak kedua, sekaligus mematahkan rekornya sendiri sebagai pemain tertua yang mencetak gol di Liga Champions.
Akan tetapi Giggs malah memuji penampilan rekan-rekannya yang relatif jauh lebih muda.
"Saya cukup beruntung bis
a bermain dengan para pemain hebat dan selama beberapa tahun terakhir kami memiliki rekor bagus di Eropa, terutama di laga tandang dan kami melanjutkannya malam ini jadi kami sungguh puas dengan performa ini," ucapnya seusai pertandingan.
"Benfica adalah tim yang bagus dan kami tahu ini akan jadi pertandingan yang ketat, dan itu jadi lebih berat lagi saat mereka sudah unggul. Kami harus bekerja keras dan menggunakan pengalaman kami."
"Terkadang Anda harus mengandalkan seseorang untuk mencetak gol atau mengkreasikannya, dan malam ini sayalah orangnya; di waktu yang lain, orang berbeda yang akan melakukannya," lanjutnya merendah.
"Secara keseluruhan kami senang dengan hasil imbang 1-1. Saya rasa Benfica adalah rival utama kami di grup ini dengan pengalaman yang sudah kami miliki di Eropa. Kami mungkin akan mulai sebagai favorit namun kami belum juga menghadapi tim lain, jadi kita lihat saja nanti." (uefa/row)
Selengkapnya - Giggs Bahagia Kembali Jadi Penentu

Gomez dan Van Buyten Diragukan Lawan Schalke

Gomez dan Van Buyten Diragukan Lawan SchalkeKekuatan Bayern Munich di Big Match Bundesliga pekan ini melawan Schalke 04 Minggu (18/9) ini dipastikan berkurang. Dua sosok sentral di lini pertahanan dan serang mereka diragukan tampil, Daniel van Buyten dan Mario Gomez.
Keduanya mendapatkan cedera saat Bayern menang 2-0 di kandang Villarreal dalam laga perdana Liga Champions, Rabu lalu. Menurut pelatih Jupp Heynckes, Gomez menderita cedera paha dan Van Buyten terkena cedera tumit.
"Kami berharap mer
eka dapat berlatih pada Sabtu. Tapi kami akan butuh waktu untuk mengetahui jelasnya apakah mereka bisa turun untuk Minggu nanti," kata Heynckes dalam website resmi mereka.
Bayern kini memuncaki klasemen sementara Bundesliga. Laga Minggu nanti merupakan laga emosional bagi kiper Manuel Neuer yang baru kebobolan satu gol saja dari lima laga. Sebab, Neuer kini akan menghadapi klub yang dibelanya musim lalu itu.
Selengkapnya - Gomez dan Van Buyten Diragukan Lawan Schalke

'Bukti Tak Ada Krisis di Madrid'

'Bukti Tak Ada Krisis di Madrid'Setelah dua pertandingan beruntun di La Liga gagal meraih tiga poin, Real Madrid akhirnya meraih kemenangan meyakinkan 6-2 atas Rayo Vallecano, Minggu (25/9) dini hari WIB.
Cristiano Ronaldo mencetak hattrick -dua dari titik putih- sementara tiga gol Madrid lainnya dicetak oleh Gonzalo Higuain, striker pengganti Karim Benzema, dan pemain muda Raphael Varene.
Kemenangan telak di Santiago Bernabeu itu membawa El Real naik ke peringkat empat dengan 10 poin hasil dari tiga kali menang, sekali seri dan sekali kalah.
Direktur Real M
adrid, Emilio Butragueno, menyebut kemenangan tersebut sebagai jawaban atas kritik yang mengatakan bahwa timnya sedang mengalami krisis pasca kekalahan dari Levante dan ditahan seri Racing Santander.
"Saya telah menghabiskan 30 tahun di Real Madrid dan kata 'krisis' selalu menyertai kami ketika tak menang dalam dua pertandingan, jadi kami harus tetap tenang dalam situasi ini," kata Butragueno kepada AS.
"Kami harus selalu punya pikiran bahwa kami memiliki skuad dan pelatih yang hebat, serta bermain tiap tiga hari layaknya final. Hasil hari ini memberi dorongan psikologis untuk mereka agar tetap tenang,"
Mantan top skor Real Madrid itu juga memuji permainan Rayo Vallecano yang sempat mengejutkan Madrid ketika unggul pada menit pertama melalui gol Michu.
"Mereka bermain sangat baik, kami harus memberi tekanan lebih dan membuat mereka kesulitan. Mereka memulai pertandingan dengan tampil menekan kami. Selamat untuk Rayo Vallecano," pungkas Butragueno.
Selengkapnya - 'Bukti Tak Ada Krisis di Madrid'

Hari Ini Tahap Akhir Verifikasi Klub

Hari Ini Tahap Akhir Verifikasi KlubJAKARTA- Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) masih melakukan verifikasi terhadap klub yang ikut serta di kompetisi tertinggi Indonesia. Senin ini, merupakan tahap akhir bagi klub untuk melengkapi persyaratan yang dianggap masih kurang.
Seharusnya siang ini PSSI dijadwalkan akan mengungumkan siapa saja klub yang mengikuti kompetisi musim ini. Tapi, kemungkinan ak

an mereka mengungumkannya malam ini atau paling molor besok pagi.
Sebab PSSI masih menerima beberapa calon klub peserta yang memiliki masalah, beberapa di antaranya tentang masalah dualisme di klub ataupun masalah kontrak dengan pihak sponsor klub.
Menurut Anggota Exco PSSI Sihar Sitorus, calon klub peserta harus mengumpulkan kekurangan mereka, terutama yang harus difokuskan pada dokumen mengenai tim yang masih menunggak gaji pemainnya pada musim lalu.
"Kelengkapan mengenai berkas-berkas kontrak klub dengan pihak sponsor dan persyaratan keuangan lainnya juga menjadi fokus kami," katanya kepada Okezone, Senin (26/9/2011).
Selain itu, Sihar juga memberikan catatan kepada klub yang tidak memiliki stadion bersyarat. Untuk itu mereka harus mempunyai stadion alternatif yang bisa menjamin mereka bermain dalam satu musim ini.
"Tidak ada tim musafir, mereka harus memastikan bisa menggelar pertandingan itu untuk satu musim. Meskipun stadion itu jauh dari markas mereka," jelas Sihar.
Klub yang mengikuti kompetisi dihimbau agar bisa memastikan stadion yang digunakan untuk satu musim, berarti dengan begitu base camp mereka juga harus konsisten berada di stadion yang akan mereka akan gunakan nantinya.
Setelah beberapa persayaratan itu dilengkapi oleh para calon klub, baru PSSI akan mentabulasi semua data yang ada. Sebelum diperiksa kepada pihak AFC yang rencananya akan datang ke Jakarta Rabu (28/9/2011).
Selengkapnya - Hari Ini Tahap Akhir Verifikasi Klub

Napoli Kesulitan Bermain di Liga Champion dan Serie A

Napoli Kesulitan Bermain di Liga Champion dan Serie A  NAPOLI- Napoli dihadapkan pada posisi sulit. Allenatore Napoli, Walter Mazzarri percaya bahwa partisipasi mereka di Liga Champions musim ini bisa mengubur impian mereka untuk berprestasi bagus di Serie A.
"Bermain di Liga Champions bisa membuat tim Anda kehilangan 10 poin di liga domestik dan saya mengerti akan hal itu," sebut Mazzarri seperti dikutip Super Sports, Senin (26/9/11).
Dua pekan lalu, Napoli membawa satu poin penting dari Inggris usai menahan imbang tuan rumah Manchester City 1-1 pada matchday

1 Liga Champions. Empat hari setelahnya, Napoli tampil impresif saat mengalahkan AC Milan 3-1.
Namun, Mazzarri dikritik oleh fans Napoli karena mengistirahatkan enam pemain intinya sekaligus di saat kalah 0-1 dari Chievo pada Rabu (21/9/11) lalu.
Pelatih yang menangani Napoli sejak 2009 lalu ini menyatakan bahwa dia harus melakukan rotasi pemain untuk mencegah lebih banyak lagi pemainnya yang cedera.
"(Christian) Maggio merupakan satu-satunya pemain yang selalu bermain di tiap pertandingan dan akhirnya dia cedera (saat melawan Chievo)," jelas Mazzarri.
"Hal seperti itu bisa menimpa pemain lainnya. Jika saya tidak mengistirahatkan mereka. Dua pertandingan terakhir berjalan buruk bagi kami, kalah di hari Rabu, lalu seri (pada Sabtu lawan Fiorentina)," tutur allenatore berusia 49 tahun tersebut.
Napoli akan menjamu Villareal pada matchday 2 Liga Champions, Selasa besok di Stadion San Paolo. Di luar Maggio yang cedera, Napoli akan tampil dengan kekuatan penuh melawan the Yellow Submarines.Musim lalu, kedua tim pernah bertemu di babak knock out Europa League di mana Villareal berhasil unggul dengan agregat 2-1.
Selengkapnya - Napoli Kesulitan Bermain di Liga Champion dan Serie A

36 Finalis Tunas Garuda Mulai Bersaing

36 Finalis Tunas Garuda Mulai BersaingJAKARTA - Hari ini, sejumlah 36 pesepakbola muda berbakat dari seluruh Indonesia bersaing menjadi yang terbaik dalam seleksi pencarian sepakbola Muda berbakat Tunas Garuda. Nantinya, 18 orang terbaik akan diberangkatkan ke Arsenal, London untuk berlatih sekaligus bertanding di sana pada 22 Oktober mendatang.
Seluruh peserta ini merupakan bibit unggul sepakbola Indonesia yang tergabung dalam National Camp Tunas Garuda di Sekolah Sepakbola Indonesia (SSI) Arsenal Indonesia. Mereka dituntut menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk dapat dipilih sebagai pemenang dalam seleksi yang berlangsung di lapangan ISCI, Ciputat, Tangerang Se

latan.
Pada pembukaan latihan perdana seleksi nasional hari ini dihadiri juga oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum. Dirinya hadir bersama jajaran pengurus DPP Partai Demokrat lainnya untuk memberikan dukungan terhadap program ini.
"Selamat pada adik-adik sekalian yang terpilih dari puluhan ribu yang mengikuti seleksi di seluruh penjuru Indonesia. Kami bangga kami bisa memfasilitasi proses seleksi, kami juga bangga bisa menghadirkan adik-adik di sini," ujar Anas dihadapan para peserta seleksi, Senin (26/9/2011).
"Tolong adik-adik semua bersungguh-sungguh mengeluarkan seluruh kemampuan fisik dan mental karena proses seleksinya berjalan luar biasa keras, sehingga bisa terpilih 18 orang terbaik," tambahnya.
Seluruh peserta ini merupakan hasil seleksi dari ribuan pesepakbola muda usia 14-16 tahun. Mereka berasal dari sembilan kota besar di Indonesia, yakni Bandung, Makassar, Palembang, Semarang, Malang, Medan, Papua, Balikpapan, dan Jakarta.
Dalam National Camp Tunas Garuda ini, para talenta muda Indonesia itu akan digembleng selama dua pekan, dengan pematangan materi pematangan skill individual dan strategi tim. Mereka akan diawasi dan dinilai ketat oleh pelatih dari Soccer School Indonesia yakni Rully Nere, Jules Denis Onana dan Jang Sunday.
Dalam seleksi ini, sudah ada 3 orang pemain yang tergabung dalam timnas Indonesia U 16, yakni Terens OWang dari Jayapura, Febri Hariyadi dari Bandung, dan Rendy Refsanyami dari Palembang.
Para Finalis:
Bandung: Febri Hariyadi, Roby Januar, Fajar Nur Hakim, Solihin Al Amin.
Palembang: Rangga Pratama, Rendy Refsanyami, Ichsan Kurniawan, M.Eswin Agav.
Makassar: Melkisedek Bleskadit, Michael Aditya, Al Gazali, Muh. Tegar.
Jayapura: M.O. Podakan Urpon, Yunus N. Modouw, Terens Owang, Frengky P. Kogoy.
Malang: Nasir, Danang A.P, Yanuardi Dwi Putra W, M. Junio Suryana
Semarang: Rizal Yulian, Dani Raharjanto, Luqman Naim, Andre Putra W.
Medan: M. Bayu Kurniawan, Nazarul Fahmi, Indra K. Bungsu, Yoga Kusnanda.
Balikpapan: Mudakir, Tahir Balalio, Maulana, Febri A.P
Jakarta: M. Mulyarman, Adek E.K Chaniago, Steven Rau A.S, M. Syarga.
Selengkapnya - 36 Finalis Tunas Garuda Mulai Bersaing

Rekor Baru Sudah Menanti Messi

Rekor Baru Sudah Menanti MessiTiga gol yang dibukukan Li
onel Messi di laga hari kemarin membuatnya selangkah lebih dekat dengan sebuah rekor baru. Apakah rekor yang dimaksud?
Messi kini sedang mengincar tahta sebagai pemain tersubur kedua untuk The Catalans di ajang La Liga, hat-tricknya kemarin ke gawang Atletico Madrid membuat dirinya menorehkan 130 Gol di ajang Liga domestik.
Terpaut satu gol dari pemegang saat ini, Ladislao Kubala dengan 131 golnya. Sementara pemilik catatan tersubur sepanjang masa nomor satu untuk Blaugrana adalah Cesar Rodriguez dengan 195 gol, masih cukup jauh untuk dilalui La Pulga.
"Saya cukup tenang dengan rekor tersebut. Saya hanya memikirkan satu permainan pada satu waktu, tapi jelas saya sangat senang menjadi top skorer," Kata Messi Barca TV.
"Bertahun-tahun telah berlalu dan catatan itu masih milik pemain yang sama. Mudah-mudahan saya bisa mematahkan statistik tersebut, Saya menginginkannya. Untuk terus memecahkan rekor di sini."
Pria 24 tahun itu membuat debutnya di La Liga untuk Barcelona pada Oktober 2004 dan mencetak gol kompetitif pertamanya bagi klub raksasa Matador tersebut saat melawan Albacete pada Mei 2005.
Selengkapnya - Rekor Baru Sudah Menanti Messi

Figo: Inter Sempat Ingin Pekerjakan Saya Sebagai Pelatih

Luis Figo baru-baru ini mengakui bahwa dirinya sempat dijadikan kandidat pengganti Gian Piero Gasperini, kendati akhirnya hal itu gagal terwujud karena terpilihnya Claudio Ranieri.
Mantan pemain Inter dan Real Madrid itu saat ini memangku jabatan sebagai duta Inter Milan untuk wilayah internasional, dan hal itu ia ceritakan ketika berada di Moskow sebelum laga timnya melawan CSKA tengah pekan ini.
"Saya paham bahwa nama saya sempat ada dalam daftar pelatih yang bakal dipekerjakan Inter. Namun jelas hal itu bukanlah sebuah opsi yang mudah untuk diikuti," ucap Figo.
"Dalam kasus ini kami sudah punya pelatih kami yang baru. Claudio Ranieri telah ditunjuk, kami berharap kemenangan segera kembali dan dalam waktu yang lebih baik,"
Sementara untuk laga Liga Champions matchday 2 yang akan bergulir tengah pekan ini, yang mengharuskan Nerazzurri melawat ke Rusia, Figo bertutur.
"Melawan klub Rusia selalu sulit. Begitu pula laga kontra CSKA Moskow, saya kira tidak bakal berbeda. Saat ini Inter belum dalam masa terbaiknya,"
"Khususnya sebelum ini Inter sempat kalah di tiga laga, yang akhirnya membuat Gasperini harus pergi dari Giuseppe Meazza,"
"Saya pun paham CSKA sedang dilanda problem badai cedera. Misi Inter ke Rusia jelas ingin meraih kemenangan. Setelah kalah dari Trabzonspor di kandang, kami tak boleh kalah lagi," tutupnya. (foti/lex)
Selengkapnya - Figo: Inter Sempat Ingin Pekerjakan Saya Sebagai Pelatih

Lamela Cedera, Roma Salahkan Argentina

Lamela Cedera, Roma Salahkan ArgentinaDirektur AS Roma, Walter Sabatini mengungkapkan jika mereka merasa geram dengan Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) karena ngotot memainkan Erik Lamela yang tengah cedera musim panas ini.
Lamela diperkirakan bakal, setidaknya, duduk di bangku cadangan saat melawan Siena tengah pekan kemarin terutama setelah ia turut ambil bagian dalam sesi latihan dua pekan sebelumnya.
Namun mantan gelandang River Plate itu bahkan tak masuk skuad cadangan Giallorossi dan Sabatini mengaku jika Lamela masih memiliki masalah fisik yang belum pulih setelah tampil untuk Argentina di Piala Dunia U-20.
"Untuk Lamela, kami memiliki masalah dan semoga, apa yang akan saya katakan adalah semacam keluhan, namun ia salah saat harus berpartisipasi di Piala Dunia U-20," kritik Sabatini.
"Ia cedera kala itu, setidaknya i
a tidak bisa turun bermain, namun kemudian ia dimainkan saat cedera dan ia pun harus membayar mahal untuk itu, dan saya harus katakan, Roma pun membayar mahal."
"Saya amat cemas dengan kisah ini karena saya sudah meminta AFA untuk tidak memainkannya, namun sebaliknya, ia malah dikirim masuk ke lapangan dalam kondisi cedera dan sekarang kesulitan kembali ke kondisi yang bisa diterima, engkelnya yang cedera kini terasa sakit."
"Kami tak senang dengan situasi ini. Ini adalah situasi yang membuat kami banyak menderita, namun terutama lagi sang pemain harus merasakan akibatnya," gusar Sabatini.
"Terus terang, rasa kecewa saya sudah terungkapkan, terlebih lagi untuk sang pemain, karena ia seharusnya bisa bermain lebih cepat. Ia kini sedikit kesulitan memahami tahapan situasi permainan serta permintaan pelatih."
"Namun ia masih 19 tahun, jadi masih ada harapan," tutup Sabatini. (foti/row)
Selengkapnya - Lamela Cedera, Roma Salahkan Argentina

Moratti Bantah Tak Beri Dukungan Pada Gasperini

Moratti Bantah Tak Beri Dukungan Pada GasperiniPresiden Inter Milan, Massimo Moratti membantah bahwa ia tak memberikan dukungan pada mantan pelatih mereka, Gian Piero Gasperini yang dipecat pekan kemarin.
Gasperini dilengserkan dari kursi pelatih Nerazzurri setelah gagal memberikan kemenangan dalam lima laga resmi, dan posisinya kini diisi mantan pelatih Roma, Claudio Ranieri.
Namun setelah meninggalkan San Siro, Gasperini sempat mengeluh jika ia sepertinya diabaikan oleh sang presiden, terutama saat klub memaksanya meninggalkan formasi favorit 3-4-3.
"Itu tak benar," kata Moratti pada Gazzetta dello Sport.
"Gasperini selalu diberikan
dukungan penuh, bahkan jika sejumlah surat kabar mencoba menggambarkan yang sebaliknya. Kami mencoba segalanya supaya berjalan baik dan Gasperini pun paham itu, namun upayanya tak mendapatkan keberuntungan."
Moratti pun kemudian ganti memberikan pujiannya pada Ranieri.
"Saat ini yang kami butuhkan terutama adalah pelatih dengan pengalaman hebat dan Ranieri memenuhi kriteria itu," lanjut Moratti.
"Saya melihat ia bersemangat dan saya pikir ia punya karakter yang tepat, mulai dari akal sehat yang dibutuhkan untuk membangkitkan skuad dan individunya."
"Perasaan yang saya punya adalah tim seharusnya ditempatkan bersama-sama dengan mengikuti sedikit logika, yakni meminta mereka bermain dengan cara serupa yang sudah mereka lakukan selama beberapa tahun ini."
"Klub besar lainnya pun sudah mulai melamban, jadi sepertinya Serie A menanti kami untuk bangkit. Tentu saja, sekaranglah saatnya untuk mulai menang," tutup Moratti.
Selengkapnya - Moratti Bantah Tak Beri Dukungan Pada Gasperini

Conte Tak Risaukan 'Comeback' Ibra

Conte Tak Risaukan 'Comeback' IbraAda hal yang menarik ketika Juventus menjamu AC Milan akhir pekan nanti, kemungkinan besar si anak hilang dari Turin, Zlatan Ibrahimovic, akan datang berkunjung sebagai lawan nantinya.
Striker jangkung yang kini berseragam Rossoneri tersebut memang masih akan absen ketika Milan bertemu Viktoria Plzen di ajang Liga Champions pada pertengahan pekan ini. Namun, ia kabarnya sudah fit saat Milan bertandang ke markas Juventus pada 2 Oktober mendatang.
Pelatih Juventus, Antonio Conte, mengaku sama sekali tak risau dengan kemungkinan comeback Ibra di Juventus Arena, tidak akan ada strategi spesial yang nantinya ia siapkan untuk mengantisipasi mantan striker mereka itu.
"Kami tidak mempersia
pkan sebuah strategi khusus untuk mengantisipasi 'comeback' dari pemain yang satu ini" ujar Conte kepada Rai Sport.
"Kami hanya memikirkan permainan kami sendiri, bagaimana nantinya kami bakal bermain dan mempraktekkannya di atas lapangan."
Conte mengakui AC Milan bisa disebut lebih diunggulkan dalam Grande Partita ini. Namun, ia yakin timnya akan mampu meraih kemenangan dengan semangat tinggi mereka.
"Satu-satunya cara yang bisa kami lakukan adalah merapatkan jarak antara kami dan Milan. Kami masih berkembang, dan demikian pula mereka, tak perlu gentar" ujar Conte.
Selengkapnya - Conte Tak Risaukan 'Comeback' Ibra

Mancini: Balotelli Punya Prospek Cerah

Mancini: Balotelli Punya Prospek CerahRoberto Mancini yakin jika Mario Balotelli punya semua atribut yang dibutuhkan untuk menjadi salah satu penyerang papan atas - namun dengan syarat ia bisa tetap fokus.
Penyerang bengal Italia itu baru berada di Inggris selama lebih dari setahun, namun ia sudah kerap terlibat masalah di dalam maupun luar lapangan.
Namun sejak membuat geram Mancini dengan aksinya saat pra-musim lawan LA Galaxy, penyerang 21 tahun itu sudah sanggup menghindari pem
beritaan negatif.
Bahkan, saat mencetak gol pembuka City kala menaklukkan Everton 2-0 akhir pekan kemarin, Super Mario terlihat sudah mengembangkan senyum - dan Mancini mulai merasa jika anak asuhnya itu kian konsentrasi pada karirnya.
"Tak pernah mudah dengan Mario," ujar Mancini sembari tertawa.
"Namun kami mempertahankan pemikiran dalam benak kami jika Mario masih muda, dan penyerang muda bisa memiliki kelakuan yang berbeda. Saya kenal amat baik dengannya, saya tahu ia pemain yang fantastis."
"Saya ingin ia bekerja dengan baik sepanjang waktu, di setiap sesi latihan dan setiap laga karena tahun ini ia bisa menjadi pemain penting untuk kami," tegas Mancini.
"Ia punya segalanya: ia punya kemampuan teknis, ia kuat, ia menembak dengan amat baik, ia pun bisa mencetak gol dengan kepalanya. Ia butuh waktu namun ia bisa menjadi salah satu pemain papan atas."
Selengkapnya - Mancini: Balotelli Punya Prospek Cerah

Perez: Mou Masih Tetap Yang Terbaik!

Perez: Mou Masih Tetap Yang Terbaik!Orang nomor satu Real Madrid, Presiden Florentino Perez menyatakan sangat percaya kepada Jose Mourinho, pria yang ia sebut sebagai pelatih terbaik di dunia.
Florentino Perez sempat dikecam beberapa pihak, alasannya dia tak mau keluar untuk menetralkan seputar kontroversi yang per
nah ditebar The Special One, contohnya ketika ia mencolok mata Tito Vilanova asisten pelatih Barcelona.
Namun kini pria itu akhirnya buka suara, "Kami percaya pada tim ini dan pelatih terbaik di dunia, Jose Mourinho," puji supremo Madrid, di situs resmi klub,
"Dia telah mampu mengambil apa artinya menjadi pelatih Real Madrid dan ia memiliki empati tingkat tinggi dan sanggup berkompromi dengan klub."
"Sisi Madridismo-nya sudah tak terbantahkan. Kami ingin meraih mimpi kami, yakni meraih gelar Liga Champion ke-10 kami dan ingin segera terwujud."
"Kita harus ingat tim ini bahkan bukan tim unggulan di Liga Champions saat memulai era baru sekitar dua tahun lalu. Namun hal itu mulai berubah,"
"Musim lalu kami mencapai semi-final, sesuatu yang belum terjadi sejak musim 2002-03. Kami mengambil poin lebih banyak dari tim lain di babak penyisihan grup, tim terproduktif dan kebobolan paling sedikit."
Selengkapnya - Perez: Mou Masih Tetap Yang Terbaik!

Van Persie Bangga Catat Sejarah di Arsenal

Van Persie Bangga Catat Sejarah di ArsenalRobin Van Persie merasa bangga bisa kembali memberikan kemenangan untuk Arsenal akhir pekan kemarin, sekaligus mencatatkan dirinya dalam sejarah klub asal kota London tersebut.
The Gunners m
encatat kemenangan kedua mereka di Liga Premier setelah kemarin menumbangkan Bolton 3-0 di mana penyerang asal Belanda itu memborong dua gol.
Tambahan dua gol itu menjadikannya pemain ke-17 Arsenal yang sudah melesakkan 100 gol untuk klub, dan kapten Arsenal itu pun senang akhirnya bisa mengangkat kembali kepercayaan rekan setimnya setelah melakoni start yang mengkhawatirkan.
"Saya amat bangga. Saya pemain ke-17 dalam sejarah Arsenal yang melewati torehan 100 gol. Ini pencapaian besar," tuturnya.
"Bola ini akan mendapatkan tempat yang bagus di ruang tamu saya sekarang. Fans kembali luar biasa. Semua ini sudah terasa berat untuk mereka dan kami, namun kini kami bisa melangkah maju. Anda bisa melihat semua orang kembali tersenyum, dan berkata 'inilah yang kami inginkan'."
Arsene Wenger sendiri mengakui peran penting sang kapten yang digaetnya dari Feyenoord tujuh tahun lalu itu.
"Sulit membayangkan tim kami tanpa dia. Mari berharap, jika ia akan tetap bersama kami dalam setiap laga," sanjung Wenger.
"Mencetak 100 gol di level atas amat, amat sulit. Di tahun 2011, Robin sudah mencetak 26 dari 31 golnya. Itu benar-benar seperti sihir."
"Robin adalah pribadi yang terbuka. Saya pikir ia adalah salah satu pemain yang kian berkembang dengan tanggung jawabnya."
"Anda bisa berpikir jika ia bukan kapten alamiah pada awalnya, namun ia sungguh-sungguh tumbuh dengan baik dalam peran itu. Saya sudah memantaunya dan ia melakukannya dengan baik." (espn/row)
Selengkapnya - Van Persie Bangga Catat Sejarah di Arsenal

Arsenal Menang, Wenger Mulai Lega

Arsenal Menang, Wenger Mulai LegaManajer Arsenal, Arsene Wenger mengaku merasakan kelegaan di antara para fans dan timnya setelah mereka meraih kem
enangan penting atas Bolton akhir pekan kemarin.
The Gunners berada pada posisi kritis di papan bawah klasemen setelah melakoni start buruk musim ini dengan mencatatkan hanya satu kemenangan, namun mereka berhasil bangkit dan memukul tamunya itu 3 gol tanpa balas.
Wenger yang sudah menjadi sasaran kritik musim ini mengaku jika hal itu sedikit tidak fair menyusul permainan mereka kala digulung Blackburn, namun toh ia bisa bernafas lega setelah kemarin meraup tiga poin.
"Ini kemenangan yang bagus untuk kami karena kami tak boleh kehilangan poin lagi," kata manajer asal Prancis itu.
"Kami tak akan kehilangan setiap laga seperti yang kami lakukan di Blackburn. Kami melakukan 22 tembakan ke arah gawang kala itu, namun pada akhirnya kami tetap kalah."
"Hari ini adalah tentang keberanian, kesabaran dan kecerdasan. Saya pikir kami mengendalikan permainan sepenuhnya, bahkan meski Wojciech Szczesny harus melakukan penyelamatan yang bagus di awal laga."
"Namun di babak kedua, saya tak bisa melihat Bolton akan mencetak gol, dan saat mereka harus bermain dengan 10 orang maka itu kian menyulitkan mereka" tegas Wenger.
"Kami di bawah tekanan dan itu tak pernah mudah untuk kami. Anda bisa merasakan kelegaan di antara fans, tim dan staf, namun suatu hari Anda memang harus bangkit dan mendapatkan hasil baik."
Selengkapnya - Arsenal Menang, Wenger Mulai Lega