Tampilkan postingan dengan label Motorola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motorola. Tampilkan semua postingan

Motorola Defy+, Ponsel Android Super Bandel

Motorola membuat terobosan baru. Mereka meluncurkan sebuah ponsel berbasis Android yang super bandel. Ponsel bernama Motorola Defy+ ini tahan akan goresan, goncangan, serta tahan air. Berkat bodi yang keras serta Layar sentuh 3.7 inci yang dilapisi dengan Gorilla glass, Motorola Defy+ memiliki ketangguhan tersendiri.

Selain menawarkan ketangguhan, Motorola Defy+ juga memiliki performa yang cukup bagus, berkat prosesor 1GHz dan OS Android 2.3 yang dimilikinya. Selain itu, ponsel Android ini juga memberikan fasilitas aplikasi Cardiotrainer bagi mereka yang suka beraktifitas.
Motorola Defy+
Fitur Media Link dari Motorola juga memberikan kenikmatan streaming musik secara wireless dengan sebuah PC. Terdapat kamera 5MP yang dilengkapi flash, autofocus dan zoom.

Siap-siap saja kedatangan Motorola Defy+, karena menurut rencana, ponsel ini hanya diluncurkan terbatas di beberapa kawasan, termasuk Asia. Namun sayangnya hingga kini Motorola belum mengatakan patokan harga ponsel tangguh ini.
Selengkapnya - Motorola Defy+, Ponsel Android Super Bandel

Google Akusisi Motorola Senilai US$ 12,5 Miliar.

Kabar mengejutkan datang dari Google, Senin (15/8/2011). Raksasa internet tersebut bersedia merogoh kocek 12,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 112 triliun untuk mengakuisisi produsen ponsel Motorola Mobility Holdings. 
Keuntungan strategis yang bakal diterima Google adalah penguasaan terhadap paten-paten yang dimiliki Motorola, terkait teknologi telekomunikasi. Hal tersebut akan membuka jalan lebih mulus untuk pengembangan platform Android pada masa depan.

Namun, akuisisi ini akan menempatkan Google sebagai pesaing langsung Apple, RIM, dan Nokia. Bahkan mereka menjadi pesaing para produsen ponsel yang selama ini menggunakan lisensi Android, seperti Samsung, LG, dan HTC.
Meski demikian, Google dalam pernyataan persnya mengatakan tidak akan ada perubahan dalam model bisnis Android. Motorola Mobility akan dijalankan sebagai perusahaan yang tetap terpisah dari Google dan sebagai pengguna lisensi Android seperti produsen lainnya.
"Visi kami terhadap Android tetap tidak berubah, dan Google tetap berkomitmen menjadikan Android sebagai platform terbuka dan komunitas open source yang besar," kata Andy Rubin, Senior Vice President of Mobile di Google. "Kami akan terus bekerja sama dengan para mitra Android kami untuk mengembangkan dan mendistribusikan perangkat-perangkat inovatif berbasis Android."
Proses akuisisi Google terhadap Motorola akan diselesaikan pada awal 2012.
Selengkapnya - Google Akusisi Motorola Senilai US$ 12,5 Miliar.